About


Get this widget:

Minggu, 24 Desember 2017

PELUPUK MATAMU YANG TERSUJUD LETIH

Sekedar kamu hidupkan alasan dalam kematianmu
Menggores keasikan berjalan menuju cahaya yang terangkul
Dalam pelupuk matamu tersujud selalu kepada letih
Merasa segalanya tumbuh subur di helaan nafas
Berhenti di aula dimana kakimu berdiri
Menghunjam kembali iftitah menuju tahiyat
Merasuk resap ke dalam dasar batiniah takbirmu


Genggaman tanganmu melingkar mengarungi rahmat
Menikahi mentari yang mulai gugur
Tersungkur di lubang gelasmu – sore tadi
Sebelum kamu men-siapa-kan khusukmu
Kepada bayang yang ikut sujud tahajjud – malam kemarin


                                                                                    25 Desember 2017


makasih sudah membacanya :) :)

0 komentar:

Posting Komentar